Postingan

Anya & Rangga

Anya dan Rangga Bab 1:  Hujan Jakarta dan Kenangan yang Memudar   Hujan mengguyur Jakarta dengan derasnya.  Bukan hujan biasa, tetapi hujan yang seolah-olah membawa seluruh beban langit, menumpahkannya ke jalanan yang sudah mulai tergenang.  Air hujan membasahi aspal, menciptakan cerminan lampu-lampu kota yang berkelap-kelip, seperti bintang-bintang yang jatuh ke bumi.  Di sebuah apartemen mewah di tengah hiruk-pikuk kota, Anya duduk termenung di balkon,  sebuah cangkir kopi hangat yang sudah dingin terlupakan di sisinya.  Udara malam terasa dingin menusuk, meresap ke dalam tulangnya, seakan-akan ikut merasakan dinginnya kesedihan yang menyelimuti hatinya.   Setahun sudah berlalu sejak hari naas itu, satu tahun sejak kecelakaan yang merenggut nyawa Bagas, kekasihnya.  Kenangan itu masih begitu jelas terpatri di benaknya, setiap detailnya seakan baru terjadi kemarin.  Suara deru mobil yang mendekat, teriakan yang memecah kesunyian,  ...